Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penggunaan Tanda Titik Dan Koma

Makassar, Kartunet – salah satu duduk masalah yang kerap admin temukan dari hasil diskusi di Kedai menulis adalah: bagaimana penggunaan tanda baca yang baik dan benar dalam menulis. nah, kali ini admin ingin share ihwal hal tersebut.


Tanda Titik (.)


1. Tanda titik digunakan pada simpulan kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.

Contoh: Saya suka makan nasi.

Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan.

2. Tanda titik digunakan pada simpulan singkatan nama orang.

Contoh:

• Irwan S. Gatot

• George W. Bush


Apabila nama itu ditulis lengkap, tanda titik tidak dipergunakan.

Contoh: Anthony Tumiwa

3. Tanda titik digunakan pada simpulan singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan.

Contoh:

• Dr. (doktor)

• S.E. (sarjana ekonomi)

• Kol. (kolonel)

• Bpk. (bapak)


4. Tanda titik digunakan pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. Pada singkatan yang terdiri atas tiga aksara atau lebih hanya digunakan satu

tanda titik.

Contoh:

• dll. (dan lain-lain)

• dsb. (dan sebagainya)

• tgl. (tanggal)

• hlm. (halaman)


5. Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menawarkan waktu atau jangka waktu.

Contoh:

• Pukul 7.10.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik)

• 0.20.30 jam (20 menit, 30 detik)


6. Tanda titik digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.

Contoh: Kota kecil itu berpenduduk 51.156 orang.

7. Tanda titik tidak digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menawarkan jumlah.

Contoh:

• Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal.

• Nomor Giro 033983 telah saya berikan kepada Mamat.

list end

8. Tanda titik tidak digunakan dalam singkatan nama resmi forum pemerintah dan ketatanegaraan, tubuh atau organisasi, serta nama dokumen resmi maupun di

dalam abreviasi yang sudah diterima oleh masyarakat.

Contoh:



  • DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)

  • SMA (Sekolah Menengah Atas)

  • PT (Perseroan Terbatas)

  • WHO (World Health Organization)

  • UUD (Undang-Undang Dasar)

  • SIM (Surat Izin Mengemudi)

  • Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional)

  • rapim (rapat pimpinan)


9. Tanda titik tidak digunakan dalam singkatan lambang kimia, satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang.

contoh:



  • Cu (tembaga)

  • 52 cm

  • l (liter)

  • Rp350,00


10. Tanda titik tidak digunakan pada simpulan judul yang merupakan kepala karangan, atau kepala ilustrasi, tabel, dan sebagainya.

contoh:



  • Latar Belakang Pembentukan

  • Sistem Acara

  • Lihat Pula


Tanda Koma (,)


1. Tanda koma digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.

Contoh: Saya menjual baju, celana, dan topi.

Contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang, kepiting dan ikan.

2. Tanda koma digunakan untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya, yang didahului oleh kata seperti, tetapi, dan melainkan.

Contoh: Saya bergabung dengan Wikipedia, tetapi tidak aktif.

3a. Tanda koma digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya.

Contoh:



  • Kalau hari hujan, saya tidak akan datang.

  • Karena sibuk, ia lupa akan janjinya.


3b. Tanda koma tidak digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat.

Contoh: Saya tidak akan tiba kalau hari hujan.

4. Tanda koma digunakan di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. Termasuk di dalamnya oleh alasannya itu, jadi,

lagi pula, meskipun begitu, akan tetapi.

Contoh:



  • Oleh alasannya itu, kau harus datang.

  • Jadi, saya tidak jadi datang.


5. Tanda koma digunakan di belakang kata-kata menyerupai o, ya, wah, aduh, kasihan, yang terdapat pada awal kalimat.

contoh:



  • O, begitu.

  • Wah, bukan main.


6. Tanda koma digunakan untuk memisahkan petikan eksklusif dari bab lain dalam kalimat.

Contoh: Kata adik, “Saya murung sekali”.

7. Tanda koma digunakan di antara (i) nama dan alamat, (ii) bagian-bagian alamat, (iii) daerah dan tanggal, dan (iv) nama daerah dan wilayah atau negeri

yang ditulis berurutan.

Contoh:



  • Medan, 18 Juni 1984

  • Medan, Indonesia


8. Tanda koma digunakan untuk menceraikan bab nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.

Contoh: Lanin, Ivan, 1999. Cara Penggunaan Wikipedia. Jilid 5 dan 6. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia.

9. Tanda koma digunakan di antara bagian-bagian dalam catatan kaki.

Contoh: I. Gatot, Bahasa Indonesia untuk Wikipedia. (Bandung: UP Indonesia, 1990), hlm. 22.

10. Tanda koma digunakan di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga.

contoh: Rinto Jiang, S.E.

11. Tanda koma digunakan di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.

Contoh:



  • 33,5 m

  • Rp10,50


12. Tanda koma digunakan untuk mengapit keterangan suplemen yang sifatnya tidak membatasi.

Contoh: pengurus Wikipedia favorit saya, Borgx, pintar sekali.

13. Tanda koma digunakan untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.

Contoh: Dalam training dan pengembangan bahasa, kita memerlukan perilaku yang bersungguh-sungguh.

Bandingkan dengan: Kita memerlukan perilaku yang bersungguh-sungguh dalam training dan pengembangan bahasa.

14. Tanda koma tidak digunakan untuk memisahkan petikan eksklusif dari bab lain yang mengiringinya dalam kalimat kalau petikan eksklusif itu berakhir dengan

tanda tanya atau tanda seru.

contoh: “Di mana Rex tinggal?” tanya Stepheen.


Pada jadinya penggunaan tanda baca bukan hanya teori, tapi kebiasaan yang timbul dari praktik berulang-ulang. Jadi, menulis dan menulislah terus tanpa perlu takut salah. Karena dari kesalahan itu kita akan belajar.


*diambil dari banyak sekali sumber



Sumber gamepelajar.xyz

Posting Komentar untuk "Penggunaan Tanda Titik Dan Koma"