Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Serba Serbi Dvd Multimedia (Part 2)

Bagaimana dengan kualitas DVDVideo 

Artikel merupakan sambungan dari artikel seri 1 Serba-serbi DVD Multimedia, Ini DVD yang sebetulnya yaitu memakai format MPEG-2. Baik gambar maupun bunyi yang dihasilkan oleh format ini jauh lebih baik dari CD ataupun VHS. Namun sayangnya untuk menghemat biaya produksi kadang bukan format MPEG-2 yang diperoleh melainkan format MPEG-1.

Format MPEG-1 mempunyai kualitas yang tidak sebanding dengan MPEG-2. kualitas MPEG-1 sama menyerupai dengan VHS. Format MPEG-2 memakai sistem kompresi Loosy Compression yang menghapus informasi-informasi tidak penting, menyerupai beberapa area pada gambar yang tidak mengalami perubahan sama sekali atau menghapuskan beberapa warta yang tidak akan ditangkap oleh mata manusia.

Kualitas Audio yang dimiliki oleh DVD juga berkualitas tinggi. Jauh lebih baik dari CD Audio, lantaran audio pada DVD memakai ukuran dan sampling rate yang lebih besar dari CD Audio. Pada DVD Video, file audio tidak menjadi satu dengan file gambar. Dan kualitas audio yang dimiliki oleh audio pada DVD video sama dengan kualitas yang ada pada ruang teater,
yaitu multi channel surround sound memakai Dolby Digital. Atau DTS. Dalam hal kompresi, Dolby Digital atau DTS sanggup mempunyai kualitas yang sama atau bahkan lebih baik dari CD Audio.

Yang dimaksud dengan Region code 
Setiap DVD Player yang diperjualkan pada suatu wilayah akan akan dilengkapi dengan sebuah code wilayah. Begitu pula dengan DVD yang diproduksi yang juga akan dilengkapi dengan isyarat wilayah tergantung dari peruntukan kemana DVD tersebut akan didistribusikan.

Pada ketika DVD dimasukan ke dalam DVD player dan akan dijalankan, terlebih dahulu player akan menyidik isyarat tersebut. Bila MULTIMEDIA berbeda maka film tidak akan dimainkan. Oleh lantaran DVD yang diperuntukan untuk wilayah Eropa tidak akandapat dimainkan dengan Player yang diperuntukan untuk wilayah Asia.

Kode yang terdapat pada DVD tersebut bukan berupa enkripsi melainkan aku warta sebesar satu byte saja.

Berikut ini yaitu pembagian wilayah pada DVD:
1: U.S., Canada, teritori U.S
2: Jepang, Eropa, Afrika Selatan, Timur Tengah (termasuk Mesir)
3: Asia Tenggara dan Asia Timur (termasuk Hong Kong)
4: Australia, New Zealand, Kepulauan Pasifik, Amerika Tengah, Mexico, Amerika Selatan, dan kepualuan Karibia.
5: Eropa Timur (termasuk sebelumnya Soviet Union), sub benua Hindia, Africa, Korea Utara, dan Mongolia 6: China
7: Khusus (menurut pesanan)
8: Spesial lintas Internasinal (di pesawat terbang, kapal pesiar, dan sejenisnya)

Jika DVD tidak dilengkapi dengan region code, maka DVD tersebut sanggup dimainkan pada DVD player mana saja. Region code sendiri biasanya hanya diperuntukan bagi DVD Video dan DVD Game saja. DVD Audio dan DVD ROM hampir tidak diberikan region code.

Namun region code sendiri sekarang sudah sanggup di hacked dengan DVD Player itu sendiri dengan memakai Chipped pelengkap yang memang khusus untuk menghacked code tersebut. Penambahan chipped ini sendiri tentu saja akan menghilangkan garansi pada DVD player tersebut, lantaran ini merupakan tindakan yang tidak legal.

Bagaimana dengan Copy-Protection pada DVD? 
Sama halnya dengan CD orisinil yang banyak beredar ketika ini. DVD juga memakai copy protection, yaitu sebuah perlindungan yang melindungi isi dari DVD itu sendiri dari tangan para pembajak. Proteksi ada banyak jenisnya. Namun tidak semua perlindungan ini sangat ampuh menghadapi pembajakan. Buktinya hingga ketika ini DVD bajakan masih sanggup beredar dengan bebas. Proteksi ini sangat terasa bagi Anda yang mencoba menduplikasi DVD dengan cara manual dan sederhana.

Namun region code sendiri sekarang sudah sanggup di hacked dengan DVD Player itu sendiri dengan memakai Chipped pelengkap yang memang khusus untuk menghacked code tersebut. Penambahan chipped ini sendiri tentu saja akan menghilangkan garansi pada DVD player tersebut, lantaran ini merupakan tindakan yang tidak legal.

Apa bedanya DVD Audio dengan DVD Music? 
Yang dimaksud dengan DVD Audio sama dengan CD Audio, yaitu sebuah DVD yang isinya berupa file Audio saja. Tidak ada gambar ataupun Video di dalamnya. Sedangkan yang dimaksud dengan DVD Music yaitu DVD Video yang isinya berupa musik. Baik dengan ataupun tanpa gambar/video. Yang perlu dikethui yaitu pada DVD Audio, data audio disimpan pada sebuah direktori yang dinamakan AUDIO_TS. Direktori ini sendiri pada DVD Video player tidak akan diperiksa.

Oleh lantaran itu jikalau pada DVD Player Anda tidak ada keterangan bahwa DVD Player tersebut sanggup menjalankan DVD Audio, maka DVD Player Anda tidak sanggup dipakai untuk mendengarkan music yang berasal dari DVD Audio. Berbeda dengan DVD Music. Berhubung data audionya disimpan pada direktori yang sama dengan bunyi untuk DVD Video biasa, maka DVD Player tetap akan sanggup memainkan DVD music menyerupai layaknya Anda menonton Video klip.

Kualitas bunyi DVD 
Pada dasarnya semua DVD yang Anda beli niscaya memakai Digital Audio sebagai outputnya. Digital Audio yang sangat umum dipakai oleh DVD yaitu Dolby Digital dan PCM Stereo. Dan ada juga beberapa DVD yang menunjukkan fitur DTS (Digital Theater System) yang bisa mendukung system audio dengan channel bunyi 7.1. Berbeda dengan Dolby Surround, meksipun keduanya sanggup mensupport channel bunyi 5.1, pada Dolby Surround channel hanya akan terdapat 2 sinyal untuk channel.

Yaitu depan dan belakang. Maka channel yang dipakai dengan samping akan bergabung dengan channel belakang. Berbeda dengan Dolby Digital yang akan menangani setiap channel secara sendiri-sendiri. Oleh lantaran itu bunyi yang dihasilkan DVD lebih baik dari VCD.

Apa alhasil jikalau kepingan DVD yang tergores
DVD memakai sistem error correction yang jauh lebih baik dari CD oleh lantaran itu jikalau DVD terluka gores, maka data dalam DVD belum tentu menjadi rusak. Meskipun jikalau dibandingkan CD, data yang terancam dalam sebuah DVD akan lebih banyak dalam untuk setiap gesekan yang sama. Namun sistem koreksi yang dimiliki oleh DVD akan membuatnya lebih bisa bertahan dibanding CD terhadap gangguan goresan.

Namun seandainya gesekan atau luka pada DVD tersebut sudah sangat parah, maka hal yang terjadi yaitu pada ketika film diputar, Anda akan mendapat beberapa potongan yang tersendat. Lompati saja potongan atau scene tersebut. Maka ada kemungkinan besar film akan berjalan dengan baik kembali. Namun di masa yang akan tiba DVD Player akan mempu menutupi kerusakankerusakan video yang mengganggu ini.

Apa yang dimaksud dengan DVD dual layer
Yang dimaksud dengan dual layer DVD yaitu pada sisi DVD tersebut terdapat dua lapisan data. Yang pertama ditulis agak semi transparan. Gunanya biar laser sanggup membaca data pada layer di dalamnya. Data yang sanggup dimuat oleh DVD dual layer sanggup dua kalinya dari DVD single layer. Selain itu untuk menjalankannya DVD ini membutuhkan player atau DVD-ROM yang memang mendukungnya. Cara membaca ada tiga cara.
Yang pertama sesi yang dijalankan tetap berjalnjut dari satu layer lanjut ke layer selanjutnya. Atau ada juga yang sifatnya terserah user atau mengharuskan untuk berhenti sejenak. Baru kemudian lanjut kembali. Serta yang terakhir, yaitu dengan memakai arah putaran yang berbeda saling berlawanan dalam pembacaan datanya. Biasanya ciri-ciri DVD dual layer yaitu warna kepingannya berwarna emas.

Kemudian pada DVD tersebut terdapat opsi tampilan layar Widescreen atau Fullscreen. Dan sebagai ciri terakhir yang sanggup Anda lihat pribadi yaitu adanya dua serial number dalam satu DVD tersebut.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membeli DVD Player

Setiap DVD Player mempunyai beberapa fitur pokok yang kemungkinan besar akan selalu Anda dapatkan dari DVD Player. Oleh lantaran itu fitur yang bukan termasuk pokoklah yang perlu Anda perhatikan. Fitur-fitur pokok itu adalah:

  1. Pemilihan track dan subtittles dengan player. 
  2. Multiangle viewing. 
  3. Aspect ratio control. 
  4. Parental Control. 
  5. Fast and Slow playback. 
  6. Multichannel digital audio. 
  7. Kompatibilitas dengan Dolby Pro Logic Receiver. 
  8. On-Screen menu. 
  9. Dual-Layer Playback. 
  10. Dan kemampuan untuk memainkan CD Audio. 

Dan berikut ini yang merupakan fitur optional:

  • Kemampuan untuk menjalankan sistem audio DTS. Perhatikan simbol DTS dan koneksi dibelakangnya. 
  • Perlu diingat bahwa tidak semua DVD Player sanggup memainkan VCD, jikalau Anda menginginkannya perhatikan fitur tersebut. 
  • Apakah Anda ingin memainkan Recordable DVD? Jika iya perhatikan simbol-simbol -R, -RW, +R, and +RW. 
  • Fitur Multilanguge biasanya memang sudah disediakan oleh player, namun bahasa apa saja yang tersedia dan Anda inginkan, harus Anda periksa terlebih dahulu. Sebab ketersediaan bahasa pada setiap player tidak selalu sama. 
  • Kemampuan menyimpan kepingan dalam player juga harus diperiksa lantaran umumnya setiap player hanya akan menyimpan satu player saja di dalamnya. Apakah Anda ingin player Anda bisa memainkan DVD dari negara lain? Jika iya, jangan lupa untuk memeriksanya sebelum membeli. Region code apa yang sanggup dimainkan oleh Player Anda. 
  • DVD Player sanggup melaksanakan Zooming (perbesaran) namun fitur ini bukan standar untuk semua DVD Player sehingga Anda harus memeriksanya sebelum membali. 
  • Selain Zooming fitur lain yang kemungkinan tersediua yaitu kemampuan untuk mengatur black level adjustment. Atau kemampuan untuk menghilangkan Letter-box bar. 
  • Dan satu hal yang akan menguntungkan yaitu apakah ada anjuran bonus yang diberikan? Seperti gratis penyewaan DVD. Hal ini tentu akan menguntungkan.  
Tamat


Posting Komentar untuk "Serba Serbi Dvd Multimedia (Part 2)"