Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bernilai Rp 102 Triliun, Ini Startup Terbesar Indonesia Pesaing Alibaba

Tokopedia menjadi startup paling besar di Indonesia. Setelah mendapatkan dana US$ 1 miliar dari para investornya, kabarnya nilai perusahaan Tokopedia mencapai US$ 7 miliar atau setara Rp 102 triliun.  

Berdasarkan riset dari firma penelitian CB Insight, dengan valuasi sebesar itu Tokopedia menjadi top valuasi untuk startup di Indonesia.

“Tokopedia telah muncul sebagai kekuatan utama dalam beberapa waktu terakhir. Mereka telah membuat kemajuan yang tidak diragukan dalam skala dan fakta. Semakin baru, dan pendanaan besar menunjukkan investor besar memandang mereka sebagai salah satu pemimpin potensial di pasar konsolidasi di masa depan,” papar mitra dari Bain & Co Jakarta Usman Akhtar, dilansir dari wartaekonomi.co.id.

Menurut Bloomberg, perwakilan Tokopedia menolak memberikan komentar. Begitu pula dengan SoftBank yang kabarnya merupakan salah satu investor yang tidak segera memberikan tanggapan.

Namun, pada 2014 lalu CEO Tokopedia, William Tanujaya telah bertemu untuk pertama kalinya dengan founder SoftBank, Masayoshi Son. Saat itu, Tokopedia memperoleh pendanaan untuk gagasannya dalam membangun pusat e-commerce pertama di Indonesia. William menganggap saat itu sebagai titik balik bagi Tokopedia.

Pada sebuah wawancara di 2016, William pernah berkata, orang-orang yang menolaknya karena mereka melihat masa lalu William, hal itu tak dapat diubahnya. Namun, Masayoshi Son tidak, ia bertanya kepada William apa yang dipikirkan tentang masa depan. Dia tak berfokus pada masa lalu William seperti yang lain.

Mungkin tak banyak yang tahu, William merupakan putra pekerja pabrik. Kini ia berhasil mendirikan perusahaan sekelas Tokopedia berkat idenya untuk memanfaatkan adopsi ponsel pintar dalam meningkatkan kenyamanan berbelanja online.

Berdasarkan laporan dari Google dan Temasek Holdings Pte, perekonomian internet Indonesia adalah yang terbesar dan paling cepat berkembang di Asia Tenggara. Bahkan, pada 2025, e-commerce diperkirakan akan bernilai $53 miliiar.

Berkembang Menjadi Pesaing Alibaba

Shutterstock
Alibaba Group (Shutterstock)

Tokopedia yang didirikan pada 2009 mampu menjadi pesaing berat bagi para rivalnya. Salah satunya, perusahaan besar dari China, Alibaba Group Holding Ltd yang mengembangkan bisnis Lazada mereka di Asia Tenggara.

Ada pula Bukalapak yang mendaftarkan ratusan ribu toko lingkungan sebagai mitranya. Bahkan kabarnya, menurut Bloomberg, Sea Ltd Singapura telah melakukan investasi besar untuk mengembangkan bisnis e-commerce.

Menurut peneliti pasar iPrice Group yang menggunakan traffic bulanan dari data SimilarWeb, Tokopedia merupakan platform e-commerce nomor 1 pada kuartal ketiga tahun ini. Selanjutnya, diikuti oleh Bukalapak, Shopee, dan Lazada.

Nilai barang bruto Tokopedia meningkat lebih dari 3 kali lipat tahun ini, mengacu pada nilai total barang yang dijual di platform. Perusahaan itu mencocokkan pelanggan dengan pedagang, bukan menjual produknya sendiri.

Mereka menawarkan barang elektronik, pakaian dan perawatan kesehatan, serta melayani pembelian tiket kereta api dan paket data untuk ponsel.

 

 

Posting Komentar untuk "Bernilai Rp 102 Triliun, Ini Startup Terbesar Indonesia Pesaing Alibaba"